Meliputi Apa Sajakah Prinsip-prinsip Dasar Dimaksud dalam Kode Etik Auditor Internal?

Auditor internal diharapkan menerapkan dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip dasar sebagai berikut:

  1. Integritas. Integritas auditor internal menguatkan kepercayaan dan karenanya menjadi dasar bagi pengandalan atas judgment mereka.
  2. Objektivitas. Auditor internal menunjukkan objektivitas profesional pada tingkat yang tertinggi ketika mengumpulkan, mengevaluasi, dan melaporkan informasi kegiatan atau proses yang sedang diuji. Auditor internal melakukan penilaian yang seimbang atas semua kondisi yang relevan dan tidak terpengaruh oleh kepentingannya sendiri atau kepentingan orang lain dalam membuat keputusannya.
  3. Kerahasiaan (Confidentiality). Auditor internal menghargai nilai dan pemilikan informasi yang mereka terima dan tidak memaparkan informasi tersebut tanpa persetujuan yang berwenang, kecuali bila diwajibkan untuk melakukan itu berdasarkan tuntutan hukum atau profesi.
  4. Kompetensi . Auditor internal menerapkan pengetahuan, keahlian, dan pengalaman yang diperlukan dalam pelaksanaan layanan audit internal.

Apakah Kode Etik Auditor Internal dan Mengapa Profesi Auditor Internal memerlukannya?

Kode etik diperlukan dalam profesi audit internal mengingat profesi ini dipercaya untuk dapat memberikan layanan terkait manajemen risiko, pengendalian, dan governance secara objektif. Kode etik meliputi dua unsur, yaitu:

  1. Prinsip-prinsip Dasar (Principles) yang relevan dengan profesi dan praktik audit internal
  2. Aturan Perilaku (Rules of Conduct) yang menggambarkan norma tingkah laku yang diharapkan dari seorang auditor internal. Aturan-aturan ini membantu memberikan interpretasi atas Prinsip-prinsip tersebut di atas ke dalam aplikasi praktis serta dimaksudkan sebagai panduan bagi perilaku etis bagi auditor internal.